Sabtu, 27 November 2021

Tugas M9 Manajemen Pemasaran Era Revolusi Industri 4.0

 

Trend Pemasaran Saat ini

            Trend Pemasaran adalah strategi pemasaran produk dengan mempelajari trend kebiasaan masyarakat pada masa itu, setiap waktu trend akan berubah, oleh karena itu para penjual harus mengikuti alur trend yang ada agar bisnis yang dimiliki tidak tertinggal zaman. Para penjual harus cermat dalam mempromosikan produk mengikuti trend yang ada agar masyarakat suka dan tertarik pada produk tersebut.

            Menurut saya trend pemasaran saat ini sangat penting digunakan oleh para penjual, apalagi yang berkaitan dengan teknologi. Sebab saat ini hampir semua orang memiliki dan menggunakan teknologi di bidang telekomunikasi yaitu gadget sebagai alat melakukan segala hal seperti komunikasi, browsing, social media bahkan melakukan jual beli. Khususnya melakukan jual beli melalui gadget sangat penting untuk diikuti oleh penjual, dengan penjual menjual produknya melalui ­e-commerce­ yang terhubung dengan seluruh pembeli di segala penjuru dunia, maka ini akan memudahkan penjual memperluas pemasaran produknya dan pastinya memperoleh keuntungan yang lebih besar.

            Sebagai contoh pemasaran di dunia industri makanan yaitu Mie Indomie. Indomie berhasil terkenal di seluruh penjuru dunia karena keaktifan dan keberhasilannya mengikuti trend pemasaran saat ini sehingga produknya tidak hanya mencakup seluruh Indonesia tetapi sudah mencakup seluruh dunia. Ini karena Indomie berhasil melakukan pemasaran dengan metode digital marketing, yang mana Indomie aktif mempromosikan produknya melalui social media, content marketing yang menarik, penggunaan SEO yaitu pencarian aktif di Internet, video marketing, endorsement infuencer, dan lain sebagainya. Dengan metode-metode ini produk akan mudah tersampaikan kepada masyarakat dan menarik minat masyarakat untuk membelinya. Oleh karena itu sangat penting saat ini menjual produk dengan mengikuti trend pemasaran yang ada dan terbaru, agar produk mudah dicapai dan keuntungan perusahaan pun akan meningkat.

 

Terima Kasih...

 

Nama              : Nila Mufnil Kamila

NPM               : 15218320

Kelas               : 4EA17

Mata Kuliah   : Manajemen Pemasaran Era Revolusi 4.0 (M9)


 

Minat dan Bakat

(Interest and Talent)


           Assalammu’alaikum Wr.Wb

            Halooo...!! Perkenalkan nama saya Nila Mufnil Kamila kelas 4EA17 dari Program Studi Manajemen. Pada kali ini saya akan memaparkan mengenai minat dan bakat yang saya miliki yang menjadi perhatian dan passion saya secara pribadi. Dengan mengetahui minat dan bakat kita, kita dapat mengenali sendiri potensi dan kelebihan diri kita sendiri.  Maka dari itu mari ikuti artikel saya sebagai berikut....

            Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu, ini dapat diartikan bahwa minat merupakan perasaan tertarik seseorang terhadap sesuatu hal yang dapat menimbulkan dorongan dan keinginan yang kuat untuk melakukan hal tersebut. Sedangkan bakat menurut KBBI adalah sifat pembawaan dari lahir, artinya sesuatu keahlian dan kecekatan seseorang yang dimiliki sejak lahir.

            Minat saya sendiri yaitu saya sangat tertarik (interest) di bidang seni design, ini dibuktikan dari 6 terakhir ini saya sangat gemar mencoba dan mengeksplorasi seni secara langsung maupun melalui aplikasi. Seperti contoh sejak SMA secara otodidak saya belajar membuat seni tulisan grafis yaitu graffiti yang disertai oleh gambar-gambarnya. Sebenarnya minat saya sudah tumbuh sejak SD dimana saya suka melukis dan telah menjuarai beberapa lomba. Selanjutnya seni design melalui aplikasi saya buktikan dengan mempelajari dan mengikuti organisasi design yang mempelajari tentang Adobe Photoshop dan canva. Dan juga saat ini saya mulai tertarik di bidang UI/UX Design yang fokus dengan aplikasi design Figma, ini dibuktikan dengan saya mempelajari dan mengikuti internship di bidang UI/UX Design ini. Dan saya akan terus mengembangkan minat saya ini walaupun berbeda dengan jurusan yang saya ambil saat kuliah ini.

            Sedangkan bakat alamiah yang saya miliki sejak kecil yaitu berkaitan dengan bakat numerikal yaitu yang berhubungan dengan angka, dan mudah menghafal serta menganalisis suatu hal dengan cepat. Karena itu saya sangat suka suatu hal yang berkaitan dengan numerik seperti matematika, analisis data, statistika, dll. Maka dari itu saya merasa sangat cocok dengan sesuatu materi yang berkaitan dengan numerik dan ini dibuktikan sejak sekolah nilai di bidang numerik memuaskan.

            Sekian penjabaran minat dan bakat saya, minat dan bakat harus dikembangkan dan dioptimalkan agar menghasilkan sesuatu yang nyata dan berguna di masa yang akan datang. Terima Kasih...

Wassalammu’alaikum Wr.Wb

 



Minggu, 07 November 2021

 

 

Segmentasi, Targeting, dan Positioning Produk Industri Mie 

Instan Merek Indomie

 



1. Pengertian Segmentasi, Targeting, dan Positioning

     a.          Segmentasi

Segmentasi adalah suatu proses kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok konsumen yang berbeda berdasarkan kebutuhan, karakteristik, dan kebutuhan tertentu. Kelompok-kelompok ini dibagi berdasarkan geografis, demografis, perilaku, dan psikografis.

     b.          Targeting

Targeting adalah proses menyeleksi dan mengidentifikasi target pasar mana yang akan dituju perusahaan agar segala sumber daya dan biaya yang dikeluarkan dapat efektif dan efisien.

      c.          Positioning

Positioning adalah proses menempatkan dan merancang image produk agar produk yang dihasilkan dapat menarik perhatian konsumen dan menciptakan image positif bagi konsumen.

 

1. Segmentasi, Targeting, dan Positioning Indomie

     a.          Segmentasi

·       Segmentasi Geografis

Menurut segmentasi geografis, segmentasi produk Indomie sangat luas jangkauannya yaitu di seluruh Indonesia maupun seluruh dunia. Indomie merupakan pangsa pasar mie nomor 1 di Indonesia yang pendistribusinnya sangat masif di seluruh daerah di Indonesia. Maka tidak heran dengan cangkupan yang luas Indomie dapat menjangkau seluruh kalangan masyarakat.

·       Segmentasi Demografis

Berdasarkan segmentai demografis yang dibagi menjadi usia, jenis kelamin, dan pendapatan. Indomie sangat sangat cocol dan layak di konsumsi oleh segala jenis segmentasi demografis ini. Indomie dapat dikonsumsi dari semua kalangan usia mulai dari anak-anak, remaja, dan orang tua tetapi tetapi tetap memperhatikan kuantitas konsumsinya. Indomie juga cocok dikonsumsi oleh laki-laki dan perempuan serta harga Indomie yang tergolong murah sehingga Indomie dapat dikonsumsi oleh seluruh kalangan masyarakat baik kalangan bawah maupun kalangan atas.

·       Segmentasi Perilaku

Karena Indomie ini merupakan makanan instan yang praktis, maka tidak heran perilaku mengkonsumsi Indomie ini dapat dilakukan dengan kuantitas sering dan sebagai pengganti makanan pokok, walaupun tetap tidak boleh berlebihan dalam mengkonsumsinya.

·       Segmentasi Psikografis

Indomie sangat digemari oleh seluruh kalangan masyarakat, maka dari itu Indomie cocok dikonsumsi oleh semua karakteristik masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki gaya hidup yang cenderung konsumtif dan praktis.

 

     b.          Targeting

Didapati bahwa target pemasaran dari produk Indomie yaitu anak-anak, remaja, dan orang tua walaupun lebih menonjol ke remaja terutama mahasiswa yang masih menyewa kost yang sangat memperhatikan standar harga yang terjangkau. Dan dengan harga yang murah dan terjangkau Indomie juga menargetkan masyarakat kalangan menengah dan bawah.

 

      c.          Positioning

Indomie adalah merek mie instan paling terkenal baik di Indonesia maupun di dunia, ini dapat dibuktikan pada tahun 2021 Indomie masuk salah satu dari 10 merek paling digemari di dunia. Ini juga diperkuat Indomie dapat membangun brand image yang  kuat dan menarik sehingga dapat memposisikan sebagai leader market mie instan di Indonesia yang dapat menembus pasar Internasional.

 

Nama              : Nila Mufnil Kamila

NPM               : 15218320

Kelas               : 4EA17

Mata Kuliah   : Manajemen Pemasaran Era Rev. Industri 4.0

Dosen              : Ibu Tia Chisca Anggraeni

Senin, 18 Oktober 2021

Tugas 1 Manajemen Pemasaran Era Rev. Industri 4.0

 

Pemasaran Perusahaan Lokal, Multinasional, dan Internasional

 

1. Perusahaan Lokal

            a. Pengertian Perusahaan Lokal

             Perusahaan Lokal adalah suatu unit bisnis yang tingkat operasional dan pangsa pasarnya berada dalam suatu wilayah saja tanpa melewati batas negara. Jenis perusahaan ini masih bersifat sederhana dan tidak kompleks karena hanya memperhitungkan berbagai variabel yang berlaku di sekitarnya saja mulai dari besar kecil kompensasi, budaya perusahaan, rekrutmen tenaga kerja, analisis pasar, dan lain sebagainya.

 

            b. Teknik Pemasaran Perusahaan Lokal

·       Segmentasi Pasar

Perusahaan lokal biasanya melakukan segmentasi pasar atau mengelompokkan pasar berdasarkan beberapa karakteristik seperti usia, jenis kelamin, dan wilayah agar promosi dapat tepat sasaran dan menghemat biaya juga.

·       Perencanaan Produk dan Penetapan Harga

Bagian dari teknik pemasaran selanjutnya adalah melakukan perencanaan produk. Hal tersebut meliputi detail produk yang terperinci, pemberian merek produk, pengemasan, serta persediaan produk. Dalam hal ini juga meliputi ikatan emosional antara penjual dan pembeli sehingga memungkinkan pembeli untuk membeli produk tersebut. Biasanya perusahaan lokal menentukan jenis produk yang dijual berdasarkan selera masyarakat yang tertinggi, lalu harga disesuaikan dengan kemampuan ekonomi rata-rata masayarakat tersebut dan dapat bersaing dengan kompetitor lainnya.

·       Pendistribusian

Dalam proses pendistribusian tersebut pastikan juga jumlah produk disesuaikan dengan wilayah. Wilayah yang memiliki permintaan produk yang tinggi hendaknya mendapatkan kuantitas barang yang banyak. Setelah produk dihasilkan, maka tentunya akan banyak permintaan terhadap produk tersebut.

·       Promosi

Promosi dimaksudkan agar produk yang dihasilkan lebih banyak dikenali oleh banyak orang. Dengan demikian, bisnis akan dengan mudah untuk mendapatkan calon konsumen baru. Semakin banyak melakukan promosi, potensi untuk meningkatkan penjualan semakin tinggi. Promosi bisa dilakukan di semua media, baik media online atau konvensional guna mendapatkan peluang untuk mendapatkan konsumen dalam jumlah banyak. Pada umumnya promosi perusahaan lokal tidak begitu banyak mengeluarkan biaya, sebab perusahaan sudah memahami dengan pasti pola perilaku keinginan masyarakat atas suatu produk dan masyarakat pun sudah familiar dengan perusahaan lokal yang ada.

 

            c. Contoh Perusahaan Lokal

·       PT. Indofood Sukses Makmur Tbk

·       PT. Mayora Indah Tbk

·       PT. Garuda Indonesia Tbk

 

2. Perusahaan Multinasional

            a. Pengertian Perusahaan Multinasional

              Perusahaan multinasional (MNC) adalah perusahaan besar yang biasanya berlokasi di negara maju dan memiliki anak perusahaan di berbagai negara lain, biasanya negara berkembang. Penyesuaian dengan budaya di tiap negara yang dimasuki adalah suatu keharusan untuk dapat bertahan dan sukses. Dengan mendirikan banyak unit produksi di negara lain diharapkan dapat menghemat biaya ongkos produksi dan distribusi produk hingga sampai ke tangan konsumen akhir.

 

            b. Teknik Pemasaran Perusahaan Multinasional

·       Jenis strategi yang digunakan perusahaan multinasional untuk memasuki pasar di Negara berkembang adalah kontrak pembelian,kolaborasi nonkontraktual,kerjasama non ekuitas dan aliansi ekuitas. Namun strategi yang paling sering digunakan adalah kontrak pembelian (Licence Agreement ) dan kolaborasi nonkontraktual (outsourcing). Perusahaan multinasional membuat kontrak pembelian (Licence Agreement ) untuk meningkatkan integrasi layanan strategis serta menciptakan aliansi strategis dengan pemasok. Dengan bermitra melalui Licence Agreement, perusahaan multinasional akan lebih cepat dalam memasuki pasar alat kesehatan di negara berkembang dibandingkan memasarkan secara mandiri dengan melawan kompetitor besar lain.

·   Strategi kedua yang paling sering digunakan yaitu kolaborasi nonkontraktual . Alasan utama perusahaan multinasional menggunakan strategi ini adalah perusahaan dapat menghindari eksploitasi oleh mitra yang tidak mempercayai daripada agen yang tidak dapat dipercaya. Di samping itu, kolaborasi nonkontraktual (outsourcing) juga membuat perusahaan multinasional memperoleh fleksibilitas dan kemampuan untuk menjadi lebih gesit dan adaptif secara kompetitif.

 

            c. Contoh Perusahaan Multinasional di Indonesia

·       PT. Unilever Indonesia

·       PT. Semen Indonesia

·       PT. Grab Indonesia

 

3. Perusahaan Internasional

            a. Pengertian Pasar Internasional

              Perusahaan Internasional adalah perusahaan-perusahaan yang telah memperluas ekspansinya di pasar luar negeri. Mereka mungkin memulai fasilitas produksi di luar negeri dan mengirim beberapa manajer mereka untuk mengelola operasional perusahaan tersebut. Hal ini terkadang harus dilakukan oleh suatu perusahaan bisnis di kala pasar yang ada di dalam negri sudah berada dalam tahap jenuh, sehingga sulit untuk dapat berkembang lebih besar lagi. Dengan memasuki pasar internasional perusahaan harus mampu beradaptasi di semua bidang dengan kultur budaya di negara setempat agar tidak menimbulkan permasalahan sosial.

 

            b. Teknik Pemasaran Pasar Internasional

·       Ekspor

                        Melakukan Ekspor produk hampir sama dengan menjual produk diluar tempat bisnis                               saat ini. Hanya saja produk Anda dikirim keluar negeri dan untuk melakukan ekspor                                ini memerlukan beberapa dokumen, ijin, dan proses yang harus   dilalui.

·       Lisensi

                        Lisensi adalah strategi yang mana memperbolehkan perusahaan asing  memproduksi                                barang-barang mereka dengan produk dan merek milik suatu perusahaan. Lalu                                        perusahaan akan akan mendapatkan imbal balik atau royalty tapi tidak maksimal namun                         juga mempunyai resiko yang sangat kecil untuk rugi.

·       Franchising

                        Dengan cara membuat perjanjian dengan pihak keduanya bahwa akan digunakan                                    bisnisnya. Hampir sama dengan lisensi hanya saja franchising seperti duplika perusahaan                         sendiri.

·       Contact Manufacturing

                        Dimana perusahaan mengadakan peraturan kontrak bahwa perusahaan tersebut bersedia                         memproduksikan barang bagi perusahaan lain, produk yang sesuai dengan spesifikasi                            perusahaan yang akan membeli produk yang akan Mereka pasarkan sendiri.

 

            c. Contoh Perusahaan Internasional

·       Adidas

·       Google

·       KFC

 

Sumber :

1. Perusahaan Bisnis Domestik, Internasional, Multinasional dan Global - Jenis Jenjang / Tingkatan Partisipasi Globalisasi Bisnis - ILMU PENGETAHUAN (organisasi.org)

2. Teknik Pemasaran: Pengertian dan 10 Teknik yang Wajib Anda Coba (accurate.id)

3. Pengertian Perusahaan Multinasional: Tujuan, Bentuk, Contoh (pakdosen.co.id)

 

Nama               : Nila Mufnil Kamila

NPM                : 15218320

Kelas               : 4EA17

Mata Kuliah    : Manajemen Pemasaran Era Rev. Industri 4.0

Dosen               : Ibu Tia Chiska Anggraeni

Sabtu, 09 Januari 2021

KEWIRAKOPERASIAN : TUGAS EKONOMI KOPERASI

 

KEWIRAKOPERASIAN

 

A. Tentang Wirausahwan Koperasi

            Kewirausahaan koperasi adalah suatu sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif, dengan mengambil prakarsa inovatif serta keberanian mengambil risiko dan berpegang teguh pada prinsip identitas koperasi, dalam mewujudkan terpenuhinya kebutuhan nyata serta peningkatan kesejahteraan bersama. Dari definisi tersebut, maka dapat dikemukakan bahwa kewirausahaan koperasi merupakan sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif.

Tugas utama wirausahawan koperasi adalah mengambil prakarsa inovatif, artinya berusaha mencari, menemukan, dan memanfaatkan peluang yang ada demi kepentingan bersama. Kewirausahaan dalam koperasi dapat dilakukan oleh anggota, manajer birokratyang berperan dalam pembangunan koperasi dan katalis, yaitu orang yang peduli terhadap pengembangan koperasi. Kebutuhan Akan Kewirausahaan-wirausahaan Koperasi.

  1. Pembangunan koperasi diarahkan agar makin memiliki kemampuan menjadi badan usaha yang makin efiesien dan menjadi gerakan ekonomi rakyat yang tangguh dan berakar pada masyarakat.
  2. Pelaksanaan fungsi dan peranan koperasi di tingkatkan melalui upaya peningkatan kebersamaan dan manajemen yang lebih professional.
  3. Pemberian kemampuan yang seluas-luasnya disegala sektor kegiatan ekonomi dan penciptaan iklim usaha yang mendukung dengan kumdahan memperoleh permodalan, dan
  4. Kerja sama antarkoperasi dan antar koperasi dengan usaha negara dan usaha swasta sebagai mitra usaha dikembangkan secara lebih nyata.

 

B. Fungsi dan Jenis Kewirakoperasian

Fungsi Kewirakoperasian

Fungsi atau kegiatan wirakoperasi ,jenis kewirakoperasian dibedakan menjadi 3 hal yaitu kewirakoperasian rutin,arbitrage dan inovatif.

1.     Kewirakoperasian Rutin

            Kewirakoperasian rutin diarahkan pada kegiatan rutin organisasi usaha koperasi seperti produksi,pemasaran,personalia,keuangan,administrasi,dll.

2.     Kewirakoperasian Arbitrage

            Arbitrage di sini dimaksudkan sebagai keputusan yang diambil dari dua kondisi yang berbeda.Tugas utama wirakoperasi dalam hal ini mencari peluang yang menguntungkan dari dua kondisi yang berbeda.

3.     Kewirakoperasian Inovatif

            Wirakoperasi yang inovatif berarti wirakoperasi yang selalu tidak puas dengan kondisi yang ada.Ia selalu berusaha mencari,menemukan dan memanfaatkan peluang yang diperoleh.

 

Jenis kewirakoperasian

Kewirakoperasian dibagi menjadi 4 jenis:

  1. Kewirakoperasian Anggota

            Anggota sebagai pemilik koperasi dapat menjadi wirakoperasi bila ia mampu menemukan dan memanfaatkan peluang yang ada untuk pertumbuhan koperasi.

2.     Kewirakoperasian Manager

            Koperasi yang mengangkat manager sebagai pelaksana dan penangung jawab kegiatan operational dan tentumya mengharapkan perubahan yang memberikan keuntungan.Tetapi kendala yang dihadapi oleh manager adalah keterbatasan kebebasan untuk bertindak.

3.     Kewirakoperasian Birokrat

            Birokrat adalah pihak yang secara tidak langsung berhubungan dengan pengembangan gerakan koperasi.Setiap kegiatannya memang diarahkan untuk memacu perkembangan koperasi.

4.     Kewirkoperasian Katalis

            Katalis di sini diartikan sebagai pihak yang berkompeten terhadap pengembangan koperasi kendatipun ia tidak mempunyai hubungan langsung dengan organisasi koperasi.

 

C. Tugas dan Sifat Kewirakoperasian

Tugas-tugas kewirakoperasian

Tugas kewirakoperasian adalah menciptakan keunggulan bersaing koperasi dibanding dengan organisasi usaha pesaingnya.Keunggulan tersebut dapat di peroleh melalui :

  1. Mendudukkan koperasi sebagai penguasa yang kuat di pasar

            Bila para petani bersatu membentuk koperasi,maka keoperasi tersebut mempunyai kedudukkan yang kuat di pasar.

2.     Kemampuan dalam mereduksi biaya transaksi

            Yaitu menekan biaya transaksi.biaya transaksi adalah biaya di luar produksi yang timbul karena adanya transaksi-transaksi,seperti biaya kontrak.

3.     Pemanfaatan interlinkage market

            Interlinked market adalah hubungan transaksi antara pelaku-pelaku ekonomi di pasar.

4.     Pemanfaatan trust capital

            Trust capital diartikan sebagai pengumpulan modal.

5.     Pengedalian ketidakpastian

            Upaya pengendalian ketidakpastian sangat dimungkinkan mengingat adanya pasar internal pada koperasi.

6.     Penciptan inovasi

            Inovasi pada koperasi sangat dimungkinkan mengingat banyak pihak yang berkompeten terhadap pertumbuhan koperasi.Tugas wirakoperasi dalam hal ini menciptakan inovasi-inovasi baru yang menguntungkan bagi koperasi dan anggotanya.

7.     Pembangunan manfaat partisipasi

            Keunggulan koperasi dapat diperoleh melalui partisipasi baik partisipasi kontributif dalam penyerahan keuangan dan pengambilan keputusan,maupun partisipasi intensif dalam hal pemanfaatan pelayanan koperasi.

 

Sifat-sifat menjadi wirausaha

1.     Penolong

            Seorang pemimpin seharusnya bisa menolong dengan tulus dan memiliki sifat sensitif. Ada kalanya ketika masalah tidak bisa diselesaikan oleh bawahan, Anda sebagai pemimpin harus bisa turun tangan.

2.     Penghibur

            Ada juga gaya kepemimpinan yang mudah disukai semua orang karena sifatnya yang senang menghibur. Sikapnya santai kepada bawahan, senang bercanda, tapi juga serius dalam bekerja. Sifatnya ini merupakan suatu cara baginya untuk memotivasi bawahan.

3.     Seniman

            Pemimpin seperti ini biasanya kreatif dan inovatif. Dia bisa saja memunculkan ide-ide yang mungkin tidak pernah dipikirkan oleh bawahannya. Anda bisa mengembangkan sisi seniman Anda dengan selalu terbuka pada pendapat orang lain, informasi terbaru, dan hindari pikiran negatif.

4.     Pemikir

            Para pemikir biasanya suka menganalisa dunia di sekeliling mereka dan mungkin lebih senang berpikir, ketimbang bertindak. Seorang pemimpin yang memiliki kepribadian ini biasanya mampu memahami suatu masalah dan akhirnya memberi solusi.

5.     Aktivis

Seorang pemimpin yang memiliki kepribadian ini biasanya mampu mendorong semangat tim dan selalu optimistis serta percaya diri. Mereka sangat aktif, tapi kadang bisa menjadi impulsif dalam bertindak. Jika Anda merasa memiliki kepribadian ini cobalah lebih banyak memperhatikan detail saat bekerja.

 

D. Prasyarat Keberhasilan Kewirakoperasian

            Koperasi sebagai unit usaha yang bergerak dibidang ekonomi dan sosial pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama yaitu: Membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi,yang merupakan sasaran utama pertumbuhan ekonomi.

Perubahan yang meningkatkan produktivitas hanya dapat dilakukan melalui dua jalan yaitu:

  1. Melalui kegiatan inovatif (penciptan bangunan baru dan penerapannya).
  2. Melalui kegiatan peningkatan kegiatan kerja (berprestasi lebih banyak dalam satuan waktu kerja tetap atau waktu kerja yang diperpanjang.

            Masing-masing kemungkinan itu merupakan syarat yang memadai dan perlu bagi pertumbuhan ekonomi.Kemungkinan pertama berkaitan dengan kenaikan pendapatan perkapita oleh sebab adanya peralihan kearah penggunaan teknologi yang produktif,pembuatan penyebaran barang-barang baru,struktur organisasi yang baru dan keterampilan baru.

 

 

Sumber :

1. https://sukasukadwi.wordpress.com/2014/01/03/kewirakoperasian/

2. https://agustinaikablog.wordpress.com/2016/01/22/kewirausahaan-koperasi/

 

Nama              : Nila Mufnil Kamila

NPM               : 15218320

Kelas               : 3EA17

Mata Kuliah   : Ekonomi Koperasi

 

Tugas M9 Manajemen Pemasaran Era Revolusi Industri 4.0

  Trend Pemasaran Saat ini             Trend Pemasaran adalah strategi pemasaran produk dengan mempelajari trend kebiasaan masyarakat ...