Landasan Teori
Ekonomi Pembangunan
Salah satu indikator yang mempengaruhi peningkatan kualitas suatu negara adalah pembangunan di bidang ekonomi. Ilmu Ekonomi Pembangunan merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang yang khusus mempelajari tentang kondisi perekonomian di suatu negara, khususnya di negara-negara berkembang. Sebagaimana diketahui, pembangunan di negara berkembang membutuhkan perhatian yang lebih sebab banyak tantangan yang harus dilalui.
Kartasamita (1996) dalam Safi’i (2007) mengatakan pembangunan sebagai usaha untuk meningkatkan harkat martabat masyarakat yang berada dalam kondisi tidak mampu melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Membangun masyarakat berarti memampukan atau memandirikan mereka. Dimulainya proses pembangunan dengan berlandaskan pada pembangunan masyarakat, yang harapkan dapat memacu partisipasi masyarakat dalam peningkatan pembangunan tersebut.
Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu gambaran mengenai dampak kebijaksanaan pemerintah yang dilaksanankan khususnya dalam bidang ekonomi. Pertumbuhan ekonomi merupakan laju pertumbuhan yang dibentuk dari berbagai macam sektor ekonomi yang secara tidak langsung menggambarkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang terjadi. Bagi daerah, indikator ini penting untuk mengetahui keberhasilan pembangunan di masa yang akan datang.
Kuznets (1996) dalam Sirojuzilam (2008) mendefenisikan pertumbuhan ekonomi sebagai kenaikan jangka panjang dalam kemampuan suatu negara untuk menyediakan semakin banyak barang kepada penduduknya, kemampuan ini bertambah sesuai dengan kemajuan teknologi dan penyesuaian kelembagaan dan ideologis yang diperlukan. Sedangkan menurut Boediono (1985) dalam Tarigan (2003), pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan output per kapita dalam jangka panjang. Menurut Adisasmita Rahardjo (2005) pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan dalam kapasitas suatu bangsa jangka panjang untuk memproduksi aneka barang dan jasa bagi rakyatnya
Tantangan
yang harus dilalui itu sendiri seperti masalah peningkatan jumlah penduduk,
Kurangnya sumber daya manusia yang mumpuni, pengangguran yang meningkat sebab
peningkatan jumlah penduduk yang tidak diikuti oleh perluasan lapangan
pekerjaan, dan lain sebagainya. Pengertian dari Ekonomi Pembangunan itu sendiri
secara umum yaitu suatu proses yang menyebabkan kenaikan pendapatan riil
perkapita penduduk suatu negara dalam jangka waktu yang panjang dan berdampak
pada berbagai aspek, baik ekonomi, sosial, teknologi, dan IPTEK.
- Pembangunan
adalah suatu proses untuk membangun suatu negara yang dijalani masyarakat untuk
mencapai kehidupan bernegara yang adil, makmur, dan sejahtera.
- Pembangunan
sebagai usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita dengan adanya usaha-usaha
yang dilalui untuk mencapai pembangunan tersebut.
- Peningkatan
pendapatan perkapita berlangsung dalam jangka waktu yang panjang, artinya
manfaat yang diperoleh dari pembangunan ekonomi ini akan berguna masyarakat dalam
waktu yang panjang.
Tujuan Ekonomi Pembangunan
1. Untuk Meningkatkan Pendapatan Perkapita Suatu Negara
Pendapatan Perkapita adalah pendapatan rata-rata penduduk pada suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Pendapatan Perkapita menjadi dasar pengukuran kemakmuran dan kemajuan suatu negara. Semakin tinggi pendapatan suatu negara maka semakin makmur pula kehidupan masyarakat negara tersebut.
2. Untuk Meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi adalah dua aspek pengukuran ekonomi suatu negara yang memiliki pengertian berbeda. Salah satu pembedanya adalah Perkembangan Ekonomi lebih menekankan pada pemerataan pendapatan dan peningkatan taraf hidup masyarakat baik di kota maupun di desa. Pertumbuhan ekonomi adalah proses meningkatnya produk per kapita dalam jangka panjang sementara pembangunan ekonomi merupakan serangkaian proses yang berlangsung secara terus menerus untuk meningkatkan pendapatan per kapita. Pembangunan ekonomi yang baik dan berkelanjutan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
3. Menekan Tingkat Angka Pengangguran
Pembangunan Ekonomi dapat mengurangi angka pengangguran, sebab pembangunan ekonomi ini biasanya diikuti oleh banyaknya investor yang menginvestasikan modalnya di Indonesia. Dan otomatis ini akan diikuti oleh banyaknya lapangan pekerjaan yang dibutuhkan.
4. Meningkatan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat
Pemerataan pembangunan ekonomi juga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan adanya pembangunan ini, tingkat pendapatan masyarakat akan meningkat dan berkembang dengan pesat.
5. Memajukan Sektor Teknologi dan Industri
Dengan adanya investor yang menanamkan modalnya di Indonesia akibat perkembangan ekonomi. Maka mereka akan mengenalkan peralatan teknologi dan industri yang lebih canggih dan praktis di negara tujuan investasi tersebut. Sebab investor dari luar negeri akan membangun teknologi yang sama dengan asal negara investor tersebut, yang sebagian besar dari negara-negara maju. Dengan adanya pengenalan teknologi baru ini akan mengubah pola pikir teknologi di negara berkembang dari teknologi yang sederhana menuju teknologi industri yang modern.
6. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pendidikan
Perkembangan Ekonomi yang diikuti oleh kemajuan sektor teknologi dan industri, akan membuat setiap lini sektor pendidikan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Hal ini dilakukan agar masyarakat di suatu negara memahami dan mempelajari teknologi yang lebih maju. Ini bertujuan karena industri yang maju akan membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dalam mengolah dan mengatur teknologi tersebut.
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Ekonomi Pembangunan
1. Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM)
Sumber daya alam merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan ekonomi, tanpa adanya sumber daya alam mustahil akan terjadi pembangunan. Hal ini menunjukkan bahwasannya keberadaan sumber daya alam menjadi sangat penting karena tanpa adanya sumber daya alam maka suatu negara akan kebingungan dan mencari bahan ke luar negeri dan itu membutuhkan dana yang tidak sedikit, maka dari itulah dengan tersedianya sumber daya alam yang memadai maka mereka akan menghemat pengeluaran dan membuat produksinya optimal sehingga pembangunan ekonomi akan terlaksana dengan baik. Bukan hanya sumber daya alam yang penting, namun ada satu aspek pendamping yang tak kalah pentingnya yakni sumber daya manusia. manusialah yang menjadi pengelola sumber daya alam yang awalnya mentah menjadi setengah jadi maupun barang jadi. Tentu tidak semua manusia yang bisa dijadikan sebagai agen pembangunan, namun memerlukan manusia-manusia yang memiliki kompeten dan keseriusan dalam melaksnakan kegiatan dan tugasnya.
3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Ilmu pengetahun dan teknologi menjadi sebuah pelengkap bagi sumber daya manusia untuk mengelola sumber daya alam dengan efektif dan efisisien. Ilmu pengetahuan yang dikuasai beberapa orang di bidangnya dapat membentuk suatu teknologi yang merupakan implementasi dari pengetahuan itu sendiri.
4. Sosial Budaya
Sosial Budaya dapat membentuk karakter masyarakat itu sendiri. Apabila keadaan sosial dan budaya di negara itu berjalan dengan baik dan positif dalam kegiataanya, maka akan membentuk pembangunan ekonomi yang baik bagi negara itu sendiri.
5. Keadaan Politik
Politik merupakan salah satu aspek yang mempu mempengaruhi perkembangan dan kemajuan perekonomian. Politik bisa menjadi teman dan kawana bagi perekonomian. Politik bisa mempengaruhi kebijkan yang akan diterapkan dalam pasar. Ketika keadaan politik dalam suatu negara menunjukkan kestabilan dan keharmonisan maka laju pertumbuhan ekonomi akan membaik dan pembangunan di dalamnaya akan terus digiatkan.
6. Sistem Pemerintahan
Sistem pemerintahan juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi baik buruknya pembangunan ekonomi. Misalkan jika sistem pemerintahan menggunakan sistem liberal maka secara otomatis sistem perekonomiannya menggunakan sistem liberal dimana semua bebas dalam melakukan kegiatan dan aktivitas perekonomiannya. Begitu juga di negara Indonesia yang sistem pemerintahannya demokrasi maka sistem perekonomiannya mengikutinya dengan memberikan kebebasan namun dengan pengawasan dari pemerintahan agar menjadi stabil dan terkendali. Dari penjelasan tersebut bisa kita simpulkan bahwasannya sistem pemerintahan juga akan mempengaruhi pembangunan ekonomi yang ada. Semakin baik sistem pemerintahannya maka pembangunan ekonomipun akan berjalan dengan lancar.
Masalah Pokok Ekonomi Pembangunan
1. Masalah Pertumbuhan Ekonomi
Aspek yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu akumulasi modal, pertumbuhan penduduk, kemajuan teknologi :
- Akumulasi Modal adalah besaran pendapatan sekarang yang ditabung dan
diinvestasikan untuk memperbesar output di masa yang akan datang. Investasi modal
bisa dalam bentuk pabrik, infrastruktur, sarana prasana, dan lain-lain. Jadi
investasi juga berpengaruh bagi kebutuhan masyarakat itu sendiri, apabila
investasi modal di negara itu kecil, maka pembangunan di negara tersebut itu
juga tidak berjalan dengan lancar sebab tidak dapat memenuhi dan
mensejahterakan masyarakatnya.
- Pertumbuhan Penduduk, ini dapat bernilai positif dan negatif bagi suatu
negara. Apabila pertumbuhan penduduk ini dibarengi oleh kemampuan individu yang
optimal dan lapangan pekerjaan yang luas, maka pertambahan penduduk ini akan
bernilai objektif bagi pembangunan ekonomi. Dan jika pertumbuhan penduduk ini
tidak didorong oleh kreativitas dan kepedulian pemerintah dalam menagani
lapangan pekerjaan, maka akan meningkatkan pengangguran dan memperlambat
pembangunan ekonomi.
- Kemajuan teknologi, ini akan mempengaruhi dari hasil output barang yang
diolah itu sendiri. Dari peralatan sederhana ke peralatan modern, dan akan
menjadikan kebiasaan masyarakat untuk memanfaatkan teknogi yang maju ini.
Masalah Distribusi Pendapatan
Distribusi Pembangunan adalah upaya pemerintah untuk menyetarakan ketimpangan yang ada di masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dll. Contoh masalah yang paling terlihat dari ketimpangan ini yaitu bedanya taraf hidup masyarakat di kota dan di desa. Maka dari itu pemerintah menyediakan pinjaman kredit, beasiswa, blt, subsidi harga. Hal ini bertujuan sebagai langkah mengurangi masalah distribusi yang ada dan meningkatkan nilai ekonomi pembangunan.
Masalah Kemiskinan
Kemiskinan adalah ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kehidupan primer, seperti tempat tinggal, makanan, pendidikan, kesehatan, dll. Masalah ini dapat bersumber dari masyarakat itu sendiri dan kebijakan pemerintah. Dari masyarakat itu sendiri karena bisa karena malasnya masyarakat itu untuk bekerja karena kurangnya kesadaran, tingkat pendidikan yang rendah. Dari kebijakan pemerintah bisa karena terbatasnya lapangan pekerjaan akibat kurang tepatnya kebiajakan yang diambil pemerintah, terbatasnya pendapatan.
Sumber :
https://dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/publik/faktor-pembangunan-ekonomi
NAMA :
NILA MUFNIL KAMILA
NPM :
15218320
KELAS :
3EA17
Tidak ada komentar:
Posting Komentar