KEWIRAKOPERASIAN
A. Tentang Wirausahwan Koperasi
Kewirausahaan
koperasi adalah suatu sikap mental positif dalam
berusaha secara koperatif, dengan mengambil prakarsa inovatif serta keberanian
mengambil risiko dan
berpegang teguh pada prinsip identitas koperasi, dalam mewujudkan terpenuhinya
kebutuhan nyata serta peningkatan kesejahteraan bersama. Dari definisi
tersebut, maka dapat dikemukakan bahwa kewirausahaan koperasi merupakan sikap
mental positif dalam berusaha secara koperatif.
Tugas utama wirausahawan koperasi adalah mengambil
prakarsa inovatif, artinya berusaha mencari, menemukan, dan memanfaatkan
peluang yang ada demi kepentingan bersama. Kewirausahaan dalam koperasi dapat
dilakukan oleh anggota, manajer birokratyang
berperan dalam pembangunan koperasi dan katalis, yaitu orang yang peduli
terhadap pengembangan koperasi. Kebutuhan Akan Kewirausahaan-wirausahaan
Koperasi.
- Pembangunan
koperasi diarahkan agar makin memiliki kemampuan menjadi badan usaha yang
makin efiesien dan menjadi gerakan ekonomi rakyat yang tangguh dan berakar
pada masyarakat.
- Pelaksanaan
fungsi dan peranan koperasi di tingkatkan melalui upaya peningkatan
kebersamaan dan manajemen yang lebih professional.
- Pemberian
kemampuan yang seluas-luasnya disegala sektor kegiatan ekonomi dan
penciptaan iklim usaha yang mendukung dengan kumdahan memperoleh
permodalan, dan
- Kerja sama
antarkoperasi dan antar koperasi dengan usaha negara dan usaha swasta
sebagai mitra usaha dikembangkan secara lebih nyata.
B. Fungsi dan
Jenis Kewirakoperasian
Fungsi Kewirakoperasian
Fungsi atau kegiatan wirakoperasi ,jenis
kewirakoperasian dibedakan menjadi 3 hal yaitu kewirakoperasian rutin,arbitrage
dan inovatif.
1.
Kewirakoperasian Rutin
Kewirakoperasian
rutin diarahkan pada kegiatan rutin organisasi usaha koperasi seperti
produksi,pemasaran,personalia,keuangan,administrasi,dll.
2.
Kewirakoperasian Arbitrage
Arbitrage
di sini dimaksudkan sebagai keputusan yang diambil dari dua kondisi yang berbeda.Tugas utama
wirakoperasi dalam hal ini mencari peluang yang menguntungkan dari dua kondisi
yang berbeda.
3.
Kewirakoperasian Inovatif
Wirakoperasi
yang inovatif berarti wirakoperasi yang selalu tidak puas dengan kondisi
yang ada.Ia selalu berusaha mencari,menemukan dan memanfaatkan
peluang yang diperoleh.
Jenis kewirakoperasian
Kewirakoperasian dibagi menjadi 4 jenis:
- Kewirakoperasian Anggota
Anggota
sebagai pemilik koperasi dapat menjadi wirakoperasi bila ia mampu menemukan dan
memanfaatkan peluang yang ada untuk pertumbuhan koperasi.
2.
Kewirakoperasian Manager
Koperasi
yang mengangkat manager sebagai pelaksana dan penangung jawab kegiatan
operational dan tentumya mengharapkan perubahan yang memberikan
keuntungan.Tetapi kendala yang dihadapi oleh manager adalah keterbatasan
kebebasan untuk bertindak.
3.
Kewirakoperasian Birokrat
Birokrat
adalah pihak yang secara tidak langsung berhubungan dengan pengembangan gerakan
koperasi.Setiap kegiatannya memang diarahkan untuk memacu perkembangan
koperasi.
4.
Kewirkoperasian Katalis
Katalis
di sini diartikan sebagai pihak yang berkompeten terhadap pengembangan koperasi
kendatipun ia tidak mempunyai hubungan langsung dengan organisasi koperasi.
C. Tugas dan
Sifat Kewirakoperasian
Tugas-tugas kewirakoperasian
Tugas kewirakoperasian adalah menciptakan keunggulan
bersaing koperasi dibanding dengan organisasi usaha pesaingnya.Keunggulan
tersebut dapat di peroleh melalui :
- Mendudukkan koperasi sebagai
penguasa yang kuat di pasar
Bila
para petani bersatu membentuk koperasi,maka keoperasi tersebut mempunyai
kedudukkan yang kuat di pasar.
2.
Kemampuan dalam mereduksi biaya transaksi
Yaitu
menekan biaya transaksi.biaya transaksi adalah biaya di luar produksi
yang timbul karena adanya transaksi-transaksi,seperti biaya kontrak.
3.
Pemanfaatan interlinkage market
Interlinked
market adalah hubungan transaksi antara pelaku-pelaku ekonomi di pasar.
4.
Pemanfaatan trust capital
Trust
capital diartikan sebagai pengumpulan modal.
5.
Pengedalian ketidakpastian
Upaya
pengendalian ketidakpastian sangat dimungkinkan mengingat adanya pasar internal
pada koperasi.
6.
Penciptan inovasi
Inovasi
pada koperasi sangat dimungkinkan mengingat banyak pihak yang berkompeten
terhadap pertumbuhan koperasi.Tugas wirakoperasi dalam hal ini
menciptakan inovasi-inovasi baru yang menguntungkan bagi koperasi dan
anggotanya.
7.
Pembangunan manfaat partisipasi
Keunggulan
koperasi dapat diperoleh melalui partisipasi baik partisipasi kontributif dalam
penyerahan keuangan dan pengambilan keputusan,maupun partisipasi intensif dalam
hal pemanfaatan pelayanan koperasi.
Sifat-sifat menjadi wirausaha
1.
Penolong
Seorang
pemimpin seharusnya bisa menolong dengan tulus dan memiliki sifat sensitif. Ada
kalanya ketika masalah tidak bisa diselesaikan oleh bawahan, Anda sebagai
pemimpin harus bisa turun tangan.
2.
Penghibur
Ada
juga gaya kepemimpinan yang mudah disukai semua orang karena sifatnya yang
senang menghibur. Sikapnya santai kepada bawahan, senang bercanda, tapi juga
serius dalam bekerja. Sifatnya ini merupakan suatu cara baginya untuk
memotivasi bawahan.
3.
Seniman
Pemimpin
seperti ini biasanya kreatif dan inovatif. Dia bisa saja memunculkan ide-ide
yang mungkin tidak pernah dipikirkan oleh bawahannya. Anda bisa mengembangkan
sisi seniman Anda dengan selalu terbuka pada pendapat orang lain, informasi
terbaru, dan hindari pikiran negatif.
4.
Pemikir
Para
pemikir biasanya suka menganalisa dunia di sekeliling mereka dan mungkin lebih
senang berpikir, ketimbang bertindak. Seorang pemimpin yang memiliki
kepribadian ini biasanya mampu memahami suatu masalah dan akhirnya memberi
solusi.
5.
Aktivis
Seorang pemimpin yang memiliki kepribadian ini
biasanya mampu mendorong semangat tim dan selalu optimistis serta percaya diri.
Mereka sangat aktif, tapi kadang bisa menjadi impulsif dalam bertindak. Jika
Anda merasa memiliki kepribadian ini cobalah lebih banyak memperhatikan detail
saat bekerja.
D. Prasyarat
Keberhasilan Kewirakoperasian
Koperasi
sebagai unit usaha yang bergerak dibidang ekonomi dan sosial pada dasarnya
mempunyai tujuan yang sama yaitu: Membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi,yang
merupakan sasaran utama pertumbuhan ekonomi.
Perubahan yang meningkatkan produktivitas hanya
dapat dilakukan melalui dua jalan yaitu:
- Melalui
kegiatan inovatif (penciptan bangunan baru dan penerapannya).
- Melalui
kegiatan peningkatan kegiatan kerja (berprestasi lebih banyak dalam satuan
waktu kerja tetap atau waktu kerja yang diperpanjang.
Masing-masing
kemungkinan itu merupakan syarat yang memadai dan perlu bagi pertumbuhan
ekonomi.Kemungkinan pertama berkaitan dengan kenaikan pendapatan perkapita oleh
sebab adanya peralihan kearah penggunaan teknologi yang produktif,pembuatan
penyebaran barang-barang baru,struktur organisasi yang baru dan keterampilan
baru.
Sumber :
1. https://sukasukadwi.wordpress.com/2014/01/03/kewirakoperasian/
2. https://agustinaikablog.wordpress.com/2016/01/22/kewirausahaan-koperasi/
Nama : Nila Mufnil Kamila
NPM : 15218320
Kelas : 3EA17
Mata Kuliah : Ekonomi Koperasi